Jakarta

Ada banyak jenis pola makan. Baru-baru ini, seorang ahli gizi mengatakan '800 Gram Challenge' bisa menjadi salah satu cara termudah untuk menurunkan berat badan. Inilah penjelasannya.

Menurunkan berat badan bisa dikatakan sulit dan mudah. Saat ini, ada banyak pola diet yang bisa dipilih. Sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi untuk mengetahui pola diet yang paling sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Namun tak sedikit pula yang mencoba melakukannya sendiri dengan beberapa pola diet populer. Misalnya yang terbaru, 'Challenge 800 Grams' atau 'Challenge 800 Grams'.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Mengumpulkan Makan Ini, Bukan Itu! (28/2/2024), ahli gizi kembar Tammy Lakatos Shames dan Lyssie Lakatos menjelaskan lebih lanjut tentang '800 Gram Challenge'. Apakah ini benar-benar berhasil dan apakah ini cara mudah untuk menurunkan berat badan?

Apa itu 'Tantangan 800 Gram'?

Resep Salad Sayur dan BuahFoto: Getty Images

Ide dasar di balik '800 Gram Challenge' ini adalah peserta akan mengonsumsi 800 gram sayur dan buah setiap hari. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 6 cangkir sayur dan buah.

Sebanyak 800 gram bisa didapat dari mengonsumsi kombinasi sayur dan buah apa pun yang Anda suka. Bagian terbaiknya adalah, peserta '800 Gram Challenge' bisa makan makanan lain yang mereka suka, tanpa batasan!

Ahli gizi si kembar mengatakan pencipta '800 Gram Challenge' merekomendasikan makan 2 cangkir sayur atau buah setiap kali makan, kemudian menambahkan sumber protein, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Mengapa 800 gram? Menurut Tammy dan Lyssie, penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa mengonsumsi 800 gram sayur dan buah terbukti mampu menurunkan risiko kanker, stroke, penyakit jantung, dan kematian. Jumlah tersebut juga memenuhi rekomendasi harian yang ditetapkan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Dengan menjawab '800 Gram Challenge', peserta dijamin bisa mengonsumsi sayur dan buah alami. Pilih dari alpukat, kacang-kacangan, buah segar, sayuran segar, buah beku, dan buah ara.

Hindari buah-buahan kering dan sayuran kering seperti edamame. Kemudian jangan mengonsumsi produk buah atau sayur yang telah ditambahkan pemanis seperti jus kemasan.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *