Jakarta

Puasa dapat dijadikan sebagai salah satu metode diet sehat. Namun, tidak banyak yang mengalami kenaikan berat badan setelah berpuasa seharian. Bagaimana mungkin?

Terlalu banyak mengonsumsi makanan tidak sehat saat berbuka bisa menjadi penyebabnya. Makanan tersebut antara lain makanan yang digoreng, makanan olahan, serta makanan yang terlalu manis dan asin.

“Makanan yang berlebihan atau berlebihan (saat berbuka puasa) dapat menyebabkan kembung, ketidaknyamanan pencernaan, dan berdampak pada metabolisme,” kata ahli gizi Lavleen Kaur, dilansir situs Indian Express.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Menurut Kaur, makanan yang perlu dihindari saat berpuasa, khususnya saat puasa Ramadhan, antara lain makanan yang sangat asin, manis, berminyak, makanan kemasan dan olahan, serta minuman berkafein.

Lebih lanjut, Kaur mengatakan penting untuk mengonsumsi makanan seimbang saat berbuka puasa. Hal ini agar cadangan energi bisa terisi kembali sehingga puasa keesokan harinya bisa berjalan lancar.

Lantas, makanan apa saja yang cocok untuk berbuka puasa dengan diet sehat?

Berikut beberapa makanan yang bisa dijadikan menu buka puasa untuk diet sehat.

1. Tanggal

Selain dianjurkan dalam Islam, berbuka puasa dengan kurma ganjil juga cocok dilakukan oleh orang yang sedang diet. Kurma mampu meningkatkan kadar gula alami dan energi setelah berpuasa sepanjang hari.

Dikutip dari Healthline, kurma mengandung fruktosa, sejenis gula alami yang terdapat pada buah. Oleh karena itu, kurma menjadi pilihan yang baik untuk berbuka puasa dibandingkan makanan manis yang tidak sehat.

Kurma juga mengandung sejumlah nutrisi, serat, dan antioksidan. Namun perlu diingat, kandungan kalori pada kurma cukup tinggi, sehingga buah ini boleh dimakan dalam jumlah sedang.

2. Susu Rendah Lemak

Susu rendah lemak juga bisa menjadi pilihan sehat untuk berbuka puasa. Susu jenis ini memiliki lemak jenuh yang lebih rendah sehingga mengandung lebih sedikit kalori. Segelas susu (per 246 gram) mengandung sekitar 106 kalori.

Di sisi lain, susu rendah lemak juga kaya akan nutrisi penting antara lain protein, lemak, karbohidrat, kalsium, dan berbagai vitamin.

3. Sup sayur

Untuk menghindari makanan berminyak dan gorengan, semangkuk sup bisa menjadi pilihan menu berbuka puasa yang baik. Mengutip laman Mediclinic Middle East, menu sup mampu mengisi kembali cairan tubuh dan membantu mempersiapkan perut untuk makanan berat.

Selain itu, kuahnya biasanya berisi berbagai sayuran sehat, antara lain wortel, kacang hijau, kembang kol, kentang, dan daun bawang. Sumber protein hewani seperti daging ayam atau sapi juga bisa ditambahkan.

4. Jus

Selain air putih dan susu rendah lemak, jus juga cocok dijadikan menu buka puasa sehat. Jus mengandung banyak nutrisi tergantung jenis buah dan sayuran yang digunakan.

Kalori pada jus juga rendah sehingga cocok untuk diet penurunan berat badan. Namun perlu Anda waspadai, jus bisa tinggi kalori jika mengandung tambahan gula, dikutip dari Verywell Fit.

5. selada

Makanan rendah kalori berikutnya yang bisa disantap saat puasa adalah salad. Bisa berupa salad buah atau salad sayuran.

Salad dapat mengandung sejumlah serat, vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh. Namun, itu tergantung saus salad yang digunakan. Oleh karena itu, pilihlah buah dan sayur yang sehat.

Di sisi lain, salad bisa menjadi tidak sehat dan justru menambah berat badan jika Anda menambahkan terlalu banyak saus yang tinggi lemak dan gula, lapor MedlinePlus.

6. Smoothie

Smoothie merupakan makanan yang biasanya menjadi pilihan untuk diet. Oleh karena itu, smoothie juga cocok dijadikan menu buka puasa bagi mereka yang sedang menurunkan berat badan atau menjaga keseimbangan berat badan.

Smoothie dibuat dari campuran bahan-bahan bergizi, antara lain buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, yogurt, dan susu. Namun, makanan ini bisa menjadi tidak sehat jika ditambahkan terlalu banyak gula.

Untuk membuat smoothie yang sehat, buah utuh bisa ditambahkan untuk rasa manis alami. Hindari penggunaan gula atau pemanis lainnya.

7. Tumis Sayur

Tumis sayur bisa menjadi menu buka puasa sehat untuk diet. Terlepas dari kenyataan bahwa sayuran mengandung rendah kalori dan banyak nutrisi penting, menggoreng adalah cara memasak yang bagus.

Tumis merupakan cara memasak dengan menambahkan sedikit minyak. Apalagi jika minyak yang digunakan adalah minyak zaitun, akan memaksimalkan cita rasa makanan. Selain itu, menumis sayuran dengan minyak zaitun dikaitkan dengan peningkatan antioksidan menurut sebuah penelitian tahun 2015, yang dikutip dari CNN.

Sayuran yang bisa dijadikan tumis antara lain brokoli, wortel, kacang polong, sawi, bahkan jagung. Menu yang bisa dibuat dengan sayuran ini adalah capcay.

8. gandum

Oatmeal juga cocok dijadikan menu diet untuk disantap saat berbuka puasa. Susu, yogurt, potongan buah, dan bahan sehat lainnya bisa ditambahkan untuk membuat oat.

Saat disantap, oatmeal bisa sangat mengenyangkan. Ini karena beta-glukan di dalamnya mampu meningkatkan rasa kenyang. Serat ini mendorong pelepasan hormon kenyang PYY sehingga asupan kalori bisa dikurangi.

9. Pecel

Pecel bisa dikatakan sebagai salad sayur versi Indonesia. Makanan ini terdiri dari beberapa sayuran yang direbus dan disajikan dengan saus kacang.

Pecel merupakan makanan rendah kalori karena diisi dengan sayur-sayuran antara lain bayam, kubis, tauge, kacang panjang, kangkung, dan labu siam. Sambal kacang untuk pecel biasanya memiliki rasa yang manis. Bagi orang yang sedang diet, penambahan gula bisa dikurangi.

Selain jenis makanan yang disantap saat berbuka, cara memasak makanan tersebut juga penting untuk diperhatikan. Sekadar informasi, cara memasak dengan cara merebus, mengukus, dan memanggang lebih disarankan untuk menyiapkan makanan diet dibandingkan cara menggoreng.

Menonton video “Rasakan Cita Rasa Menu Makanan Favorit di Panggung Istana Negeri
[Gambas:Video 20detik]
(usn/fds)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *